Sebelum Menawarkan Harga, Pahami Dulu Sistem Operasionalnya
Refleksi dari peluang project multi-bisnis: kenapa discovery, operating model, dan system landscape harus datang sebelum paket harga dan proposal implementasi.
Ada peluang project yang sekilas terdengar seperti permintaan software.
Begitu digali, ternyata bisnisnya terdiri dari beberapa perusahaan dan beberapa industri berbeda. Ada hospitality, healthcare, F&B, event venue, sampai sport center.
Respons paling mudah adalah membuat paket: low, middle, high.
Saya justru memilih berhenti di sana.
Kita belum tahu apa yang sedang dihargai
Sebelum tahu bagaimana masing-masing bisnis beroperasi, sistem apa yang sudah dipilih, kapan bisnis mulai berjalan, berapa volumenya, siapa decision maker-nya, dan capability apa yang bisa dipakai bersama, angka harga hanya menjadi tebakan.
Lebih buruk lagi, paket harga terlalu dini langsung memposisikan kita sebagai vendor software.
Padahal kebutuhan mereka mungkin bukan sekadar aplikasi.
Mereka mungkin membutuhkan system landscape.
Lima bisnis bukan berarti lima aplikasi
Beberapa capability mungkin shared: finance, HR, procurement, CRM, identity, payment, approval, analytics.
Di sisi lain, setiap industri punya domain system yang berbeda.
Hospitality punya kebutuhan PMS dan reservation. F&B punya POS, kitchen, inventory. Sport center punya membership, booking, coach schedule. Healthcare punya clinical workflow dan regulasi yang tidak layak diperlakukan sebagai custom app biasa.
Di sinilah architecture mulai penting.
Discovery adalah pekerjaan, bukan basa-basi sebelum quotation
Saya lebih suka memulai dengan Phase 0: memahami operating model, memetakan proses, menentukan system boundary, melakukan build-vs-buy analysis, menyusun integration architecture, roadmap, team composition, dan rough order of magnitude budget.
Setelah itu barulah implementation proposal punya dasar.
Tidak semuanya harus kita bangun
Kemampuan mengatakan “bagian ini lebih baik beli”, “yang ini diintegrasikan”, dan “yang ini layak custom karena menjadi pembeda bisnis” justru menurut saya lebih bernilai daripada menawarkan diri bisa membuat semuanya.
Pada akhirnya, tujuan kita bukan memenangkan sebanyak mungkin pekerjaan development.
Tujuannya membantu bisnis membangun fondasi operasional yang masuk akal dan bisa tumbuh.
Karena itu, sebelum bicara harga, saya ingin memastikan satu hal terlebih dahulu:
masalah apa yang sebenarnya sedang kita selesaikan?